BAHAYANYA MENGABAIKAN MANDI MALAM


rematik

TAUKAH kalian sering mandi malam pada malam hari dapat menimbulkan penyakit rematik. Penyakit rematik atau dalam bahasa medisnya disebut rheumatoid arthritis (RA) adalah peradangan sendi kronis yang disebabkan oleh gangguan autoimun . Gangguan autoimun terjadi karena sistem kekebalan tubuh yang berfungsi sebagai pertahanan terhadap penyusup seperti virus , bakteri , dan jamur yang menyerang sel-sel sehat dan jaringan tubuh sendiri.
Rematik ini di sebabkan oleh pembekakan pada otot-otot persendian. Di lombok banyak kita temui penyakit rematik yang umumnya di alami oleh orang yang lanjut usia (lansia) ,remaja dan dewasa . Penyakit rematik dapat mempengaruhi kemampuan dalam melakukan aktifitas seperti mengangkat barang , jalan kaki dan berlari , dikarenakan peradangan pada sendi yang mengenai pinggul.
Dikarenakan mayoritas mata pencarian masyarakat lombok adalah petani. Apalagi sekarang musim hujan dan para petani pasti sibuk disawah , kebun dan ladang . Jadi besar kemungkinannya untuk petani terkena gejala rematik, dan untuk sekarang-sekarang ini kita banyak menemukan keluhan dari orang tua dan tetangga karena merasa terganggu aktivitasnya akibat gejala rematik yang mereka alami.
Gejala yang paling khas dari penyakit rematik ini adalah nyeri sendi dan kekakuan sendi yang biasanya memburuk pada pagi hari setelah bangun tidur atau duduk terlalu lama . Ada pula gejala lain dari rematik (rheumatoid arthritis) yaitu mata gatal kemerahan atau perih , cepat lelah lemah dan lesu , tidak bertenaga , dan nafsu makan yang berkurang.
Perlu kita ketahui penyebab rematik disebabkan oleh sistem imun yang menyerang jaringan tubuh yang sehat . Sistem imun ini sendiri adalah sel-sel dan banyak struktur biologis lainnya yang bertanggung jawab atas imunitas yaitu pertahanan pada organisme untuk melindungi tubuh dari pengaruh biologis luar dengan mengenali dan membunuh patogen. Jika kondisi ini di abaikan tampa pengobatan yang tepat dapat menyebabkan sendi kehilangan bentuknya dan pada akhirnya menghancurkan sendi anda sepenuhnya.
Meskipun gangguan autoimun dipercaya sebagai penyebab utama rematik,namun sampai saat ini para peniliti belum mengetahui factor apa saja yang dapat memicu gangguan tersebut.
Faktor yang dapat meningkatkan resiko anda terkena rheumatoid arthritis (RA) bisa melalui jenis kelamin, usia, dan riwayat keluarga . Wanita berisiko 2-3 kali lebh tinggi dibandingkan pria, dan dapat terjadi pada usia berapapun, namun lebih sering terjadi pada usia 40 sampai 60 tahu. Jika orangtua, saudara kandug, paman, bibi, atau kakek dan nenek.
Cara terbaik untuk mengobati rheumatoid arthritis adalah dengan menggunakan obat-obatan, terapi, olahraga, serta edukasi guna menghindari aktivitas fisik yang dapat memicu nyeri sendi. Obat seperti NSAID (Obat antiinflamasi), methotreaxate (trexall), leflunomide (Arava), hydroxychloroquine (plaquenil), sulfasalazine (Azulfidine), nonsteroid, dan ibuprofen atau naproxen untuk mengurangi rasa sakit dan mengurangi peradangan akibat rematik. Dan dokter biasanya memberikan obat diseasemodifying antirheumatic drugs (DMARDs). Obat ini dapat memperlambat perkembangan rheumatoid arthritis (RA) dan menyelamatkan sendi dan jaringa laindari kerusakan permanen.
Selain konsultasi ke dokter terapi fisik juga dapat menjadi salah satu metode pengobatan yang tepat bagi penderita penyakit rematik. Melalui terapi anda akan di ajari latihan untuk menjaga sendi agar tetap fleksibel. Biasanya, terapi ini akan menyarankan anda ntuk melakukan tugas sehari-hari yang cukup ringan untuk membantu melemaskan persendian anda yang kaku. Selain itu terapi juga akan menganjurkan anda untuk olahraga ringan.

Oleh : Khairul Padli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *