Lades: Mendorong Peningkatan Akses Pasar Pada UMKM Go Digital

Kamis, 13 Agustus bersama kawan-kawan muda yang tergabung dalam Lades (Lapak Desa). Yang hadir untuk memberi kontribusi dalam memajukan ekonomi lokal dengan mendorong digitalisasi produk lokal bekerjasama dengan Universitas Hamzanwadi.

Di era sekarang ini, tidak hanya cara berinteraksi sosial yang berubah namun interaksi dalam aktivitas ekonomi juga berubah. Bagaimana masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-harinya pun menyesuaikan dengan keadaan. Pandemi COVID-19 yang sudah genap 6 bulan menginvasi kehidupan kita terhitung sejak awal maret terdengarnya kasus Positif maka semua kebiasaan berubah adanya.

Semenjak adanya kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) hingga penutupan pasar-pasar yang menjadi central ekonomi pedesaan menyebabkan kemacetan sirkulasi ekonomi bagi masyarakat desa. Lebih-lebih bagi masyarakat yang selama ini kurang peduli dengan teknologi dan digitalisasi mengalami hantaman lebih keras karena tidak tahu bagaimana berjualan lagi. Mulai dari sektor produksi pun terhambat karena bahan baku tersedat kebijakan dan pembatasan. Usaha lokal mengalami fase yang deep-stressed karena tidak tahu bagaimana menghadapi situasi yang pertama ini sekaligus mengukur sejauh mana usaha-usaha tersebut mampu bertahan.

Dibalik setiap krisis ada kesempatan

Dalam keyakinanan kita, bahwa setiap cobaan dan ujian yang diberikan selalu ada hikmah yang dapat diambil bagi orang-orang yang berpikir. Bagi usaha lokal yang sudah memanfaatkann digitalisasi dalam pemasaran produknya dapat mengelap keringat karena masih dapat berjualan meski terbatas akses pasar lokal. Kemampuan inilah yang ingin kami dorong melalui Lades, sebuah platform jual-beli tingkat desa. Platform yang dikembangkan untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat mulai dari sembako hingga sayur-mayur. Lades memberikan layanan yang komplit dan simple untuk digunakan, memberikan kemudahan khususnya untuk pedagang dan Badan Usaha Milik Desa/Kelurahan dalam berjualan. Melalui Lades juga para ojek dapat berperan aktif sebagai kurir dalam mengantarkan pesanan pelanggan. Kini Lades sudah dapat didownload melalui playstore dengan cukup menulis kata “Lades”.

Platform ini hadir sebagai cita-cita besar sebuah solusi ditengah pandemi. Kebermanfaatan yang didorong agar masyarakat dapat dengan mudah mendapat kebutuhan hariannya meski adanya kebijakan pembatasan. Pedagang tetap dapat berjualan dan ojek tetap beroperasi dan dapat penghasilan. Saling bersinergi dan terintegrasi.

Salam kontribusi.

About Harrylicious

An IT Enthusiast. Founder Sanggar IT Lombok & Agromina.id. System Analyst. Android Programmer. IT Consultant. Writer on Lombokit.com.

Leave a Reply